Friday, February 22, 2008
~~ LEPASKAN ANAK PANAHMU (TAMAT) ~~
Kapan dunia kiamat? Bisa besok, bisa ribuan tahun lagi, tidak ada yang tahu kecuali Allah. Setelah kiamat, kita akan dibangkitkan lagi dan masa kita menanti untuk di adili oleh Sang Maha Adil, bisa jauh lebih lama lagi...Dan setelah itu, ketika kita akhirnya ditentukan masuk surga atau neraka, mulailah kita menjalani kehidupan di alam akhirat. Berapa tahun? Lebih dari ratusan, lebih dari ribuan...selamanya!



Percayalah .....


Hidup kita sebenarnya amat sangat lama...karena kita akan kembali pada Rabb kita, kita akan kembali pada Allah….


Jadi, apakah tidak terlalu pendek visi kita jika hanya menjadi kaya untuk mengejar nikmat dunia saja?Terlalu pendek bila visi kita hanya menjadi orang kaya saja!


Ibarat orang memanah...sebenarnya kita memiliki kemampuan untuk menarik busur dengan kuat dan menjangkau sasaran yang lebih jauh dan lebih berharga, tapi kita malah menarik busurnya dengan amat sedikit kekuatan, hingga sang anak panah pun hanya jatuh 1 cm dari kita...



Kaya bukanlah visi, tapi salah satu cara mencapai visi yang lebih jauh lagi....Yakni mendapat Ridho Allah .....


ITULAH TUJUAN KITA, ITU VISI KITA.......


Dengan itu yang tertanam di hati kita, maka niscaya kitapun akan berusaha untuk menjadi kaya raya...


karena kita ingin menggapai ridhoNya dengan membantu kaum dhufa sebanyak mungkin,


kita ingin mendapat ridhoNya dengan membangun masjid sebanyak mungkin, membangun pabrik sebanyak mungkin agar kita bisa menyediakan lapangan kerja sebanyak mungkin,


menjadi tokoh politik yang memiliki pengaruh yang luas agar kita bisa mempengaruhi ribuan bahkan jutaan orang untuk selalu berada di jalan yang lurus.....


Semua semata-mata agar kita mendapat ridhoNya...


Dan itu adalah visi tertinggi yang bisa kita capai...


Sejauh itu? Ya... karena kita memiliki akal, pikiran dan hati...


Dengan itu, kita dimungkinkan menggapai visi sejauh itu...


Kembali ke perbandingan dengan orang memanah, kita memiliki busur yang kuat, tenaga yang powerfull dan pandangan yang tajam....


Sayang bila hanya digunakan memanah untuk sasaran yang dekat.


Gunakan untuk memanah sesuatu yang jauh dan lebih berharga.S


asaran kita adalah Ridho Allah.




Jadi...


Pegang busurmu dengan kuat, tarik talinya dengan penuh percaya diri, tatap sasaranmu dengan seksama...Dan lepaskan anak panahmu....Biarkan ia melesat kencang, terbang jauh...Dan menancap tepat pada sasaran..........



(QS. Al Fajr:28)


Kembalilah kepada Rabbmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya.


~~~~~~~~~~


*Nn/Ra
posted by Chaerani @ 9:53 AM   51 comments

Monday, February 18, 2008
~~~ LEPASKAN ANAK PANAHMU (BAG. 2) ~~~
Jujur .....Menjadi kaya bukan? Akui saja, kita memang hidup di suatu bangsa, dimana uang menjadi segala-galanya.Dan visi menjadi kaya telah ditanam di otak kita sejak kita kecil dan tanpa sadar (atau dengan penuh sadar?) kitapun menanamkan visi itu pada anak-anak kitaBelajar yang rajin ya nak ... biar kamu pintar, biar nanti bisa sekolah di tempat yang bagus, biar setelah itu kamu diterima kerja di perusahaan yang besar, dan kamu mendapat gaji yang besar....



Hasilnya...Ya memang sebagian besar dari kita menjadi terobsesi dengan uang...dengan kekayaan.Untuk apa kaya?Hari gini masih nanya untuk apa kaya? Emang bayar listrik pakai daun apa? Apa beli makanan cukup kita barter pakai hasil kebun dari taman belakang rumah kita? Apa beli bensin pakai KTP? Apa liburan ke Bali cukup bikin perahu sendiri trus berlayar kesana? Apa anak-anak cukup kita ajarin di rumah aja? Semua butuh uang bukan?



Hehehehe...Lagian, memang salah menjadi orang kaya?Sama sekali tidak. Teman-teman pasti sudah banyak tahu lah, bahwa kita memang harus kaya, agama kita malah menganjurkan kita memang menjadi kaya. Bagaimana bisa membantu kaum dhuafa bila kita sendiri termasuk kaum dhuafa? Bagaimana bisa membangun masjid bila kita sendiri tidak punya rumah? Bagaimana bisa naik haji bila untuk makan saja kita mengharap bantuan orang lain?



Jadi, kita memang harus berusaha menjadi kaya.Cuma, apa visi hanya menjadi kaya, tidak terlalu pendek?Memang kita hidup hanya sependek itu? Memang kita hidup hanya 60 – 100 tahun?Hidup kita panjang! Di alam kandungan, sekitar 9 bulan (itu sudah kita alami), tapi rasanya cepat ya? Begitu cepatnya hingga saat ini kita lupa bagaimana hidup di alam kandungan, di alam dunia sekitar 60-100 tahun (ini sedang kita jalani). Kalau dilihat angkanya memang terasa lama, tapi kalau kita rasakan langsung, terasa cepat lho, buktinya kita sekarang sudah berumur berapa 20, 30, atau 40 tahun? Gak kerasa ya?Di alam barzah sedikit lebih panjang mungkin, pokoknya sampai kiamat deh.








~~~~~~ b e r s a m b u n g





*Nn.Ra.















posted by Chaerani @ 9:23 AM   2 comments

Thursday, February 14, 2008
~~~ LEPASKAN ANAK PANAHMU ~~~
Assalamualaikum Wr Wb...

Dear all,


Saya baru saja menonton sebuah film kolosal. Tentang 300 orang tentara Sparta yang begitu gagah berani melawan ribuan pasukan Persia .Tadinya memang sempat terpikir untuk tidak menonton, mengingat di film itu bangsa Persia mendapat peran antagonis. Apalagi setelah Pemerintah Iran (yang notabene negara Muslim) melarang film tersebut Tapi, setelah melihat setting film yang berada di tahun sebelum masehi, saya jadi terpikir, toh saat itu bangsa Persia belum menjadi bangsa yang diterangi oleh Islam, jadi rasanya tidak apa-apa saya menontonnya...


Kembali ke awal cerita, di film itu dikisahkan keberanian dari para pejuang Sparta yang digambarkan begitu hebat.Berani macam apa? Bukan berani nekat yang tanpa alasan lho....
Tapi keberanian yang timbul akibat mereka memiliki suatu keyakinan yang teguh. Ada suatu adegan, dimana saat itu berhadapan pejuang Sparta dengan tentara dari Acardian yang berniat membantu mereka. Saat mengetahui bahwa Leonidas, raja Sparta , hanya membawa 300 orang. Pemimpin Acardianpun sangsi bisa memenangi pertempuran.
Sang Raja Sparta, tiba-tiba menyakan kepada beberapa prajurit dari Acardian tentang siapa diri mereka sebenarnya.Para prajurit Acardian tersebut menjawab dengan berbagai jawaban. Ada yang pandai besi, ada yang menjawab kurir dll.

Kemudian, saat Leonidas menanyakan kepada prajuritnya, siapa diri mereka sebenarnya, serentak semua menjawab bahwa mereka adalah pejuang.
Ya, hidup mereka memang telah di dedikasikan untuk kemuliaan bangsa Sparta.

Bahkan setiap anak lelaki Sparta pada umur tertentu akan di gembleng menjadi pejuang-pejuang handal. Setiap diri orang Sparta , telah ditanam dibenak mereka menjadi seorang pejuang.Mereka dari kecil telah diberi visi yang jelas, to be a great warrior.
Hasilnya... mereka memang menjadi pejuang yang hebat. Di film itu juga digambarkan, ada seseorang yang karena keterbatasan fisiknya, tidak bisa menjadi seorang pejuang hingga ia menjadi begitu kecewa, akhirnya iapun memutuskan untuk membelot kepada pihak yang mau menjadikannya seorang prajurit.

Tahu apa yang begitu diinginkan orang tersebut?
Memakai seragam seorang pejuang...
Begitu tertanamnya visi menjadi pejuang hebat di benak mereka, hingga ketika mereka gagal mendapatkannya, mereka rela melakukan apa saja.
Sekarang .....

apa kita punya visi yang jelas?



~~~~ b e r s a m b u n g

*Nn/Ra.


posted by Chaerani @ 9:03 AM   0 comments

Saturday, February 09, 2008
ANDAIKAN AKU SEEKOR BURUNG (3)
Mengapa mereka mendongak keatas mempermasalahkan Sunatullah yang terjadi?


Sementara, apakah mereka mendongak ke langit dan mengucapkan syukur ketika mata mereka terbuka di pagi hari dan bangkit dari "kematian kecil" nya?


Apakah mereka menatap langit dan mengucapkan terimakasih ketika paru-paru mereka diberi kekuatan untuk mampu menghirup udara yang ada disekitarnya?


Apakah mereka memandang ke langit dengan penuh sukacita ketika menyadari bahwa jantung mereka masih diberi kekuatan untuk terus berdetak?

Darah mereka masih didorong ke setiap aliran dan pembuluh?

Nyawa mereka masih tetap berada di tubuhnya?

Hingga kesempatan tobat masih terbuka lebar...?
Apakah mereka mensyukuri itu...?



Mana tatapan terimakasih mereka?

Mengapa mereka sering "berkomunikasi" pada Rabbnya hanya ketika mereka protes?

Mengapa manusia begitu bodoh...?


Tapi tiba-tiba, kita meluncur cepat ke bumi, terus jatuh tanpa bisa mengepak kan sayap...

Dan kemudian menyadari, kita memang tidak memiliki sayap...

Karena ternyata kitapun manusia...







~~~~~~~~~~~~~~~~





*Nn/Ra
posted by Chaerani @ 5:07 PM   1 comments

about me

Greeny Chaerani
Name::Chaerani
From::jakarta, Indonesia
View my complete profile
loving n caring

Udah Lewat
Archives
Best Quotes
Shoutbox

Name :
Web URL :
Message :

.

Greeny Voices


Buttons 'n Banners

Get My Button
Greeny Chaerani
Code is Here

Subscribe Me
My 360 blog Greeny Chaerani
Blog Directory & Search engine Blogwise - blog directory

Cool Portal
Mau bikin E-Gold?Alat Transaksi online yg Aman
Blingo
  

Links
F.r.i.e.n.d.S

Affiliates



Who links to me?

IKLAN


Peduli Jogja & Jateng

Jogja Update


$1 For Palestine

DUKUNG RUU APP

© 2004 nununchaerani.blogspot.com

 

 

About Kampanye Damai Indonesia 2009 Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Pemilu Damai 2009