Wednesday, July 27, 2005
KISAH PERJALANAN NAIK HAJI
Pada kesempatan kali ini saya ingin menulis pengalaman sewaktu beribadah haji pada beberapa tahun lalu bersama keluarga. Alhamdulillah kami bisa pergi bersama menunaikan Rukun Islam yang ke 5 berkat ridhoNYA. Kebetulan rombongan kecil kami berjumlah 6 orang tidak menda-patkan tempat lagi karena pendaftaran telah ditutup sehubungan sudah tercapainya quota untuk pemerintah Indonesia.Terpaksa kami berusaha melalu travelbiro yang sanggup membe-rangkatkan kami sekeluarga ke tanah suci dengan memakai quota untuk Singapore. Jadi kami dari jakarta harus ke Singapore terlebih dahulu untuk bergabung dengan jamaah setempat. Penerbangan dari S'pore langsung kota Madinah dimana terdapat Mesjid Nabawi yang begitu megah dan Indah.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Diatas pesawat berukuran besar, yang bisa menampung jemaah sebanyak 400 orang, pada waktu menjelang sholat subuh, dikumandangkan suara adzan, membuat saya merasa sangat terharu mendengarkan seruan yg memuji kebesaran Sang Pencipta di ketinggian entah berapa nun jauh di awang2, saya merasakan begitu dekat denganNYA.Tak terasa kedua pipi dialiri air mata haru, entah mengapa saya sendiri tak tau alasannya, apakah mungkin ini rasa spontanitasdari mahlukNYA yang menunjukkan bahwa fitrahnya manusia itu sangat dekat dengan penciptanya.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Alhamdulillah.
Saya merasa bersyukur bisa mendapatkan penginapan tepat diatas pertokoan berhadapan dengan mesjid Nabawi, sampai dari kamar kami menginappun kami bisa melihat langsung bangunan mesjid tsb. Kembali air mata ini mengalir mana kala mengingat bahwa dahuluRosullullah berada ditempat ini, dimana saya pada waktu itu menghirup udara dan menapakkan kaki yang mungkin itu bekas tapak kaki beliau dan udara yang sama yg dihirup beliau.
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
Setiap waktu sholat tiba dan rombongan kami memasuki pintu masuk mesjid, selalu ada 2 orang lasykar wanita menjaga kiri dan kanan berpakaian gamis hitam dan keduanya memeriksa seperlunya setiap jamaah yang akan memasuki mesjid. Disini saya mendapatkan keanehan, karena pada setiap giliran saya, selalu mereka menyuruh saya langsung masuk tanpa diperiksa terlebih dahulu, padahal saya selalu membawa tas besar bertali panjang terbuat dari kain putih, yang isinya penuh, karena saya selalu membawa selain Al Qur'an, banyak membawa berbagai catatan2 serta buku2 do'a dan barang2 kecil lainnya, saya hanya bisa mengucap Alhamdulillah dengan kemudahan ini dan kembali saya meneteskan air mata dengan hadiahNYA.
~ ~ ~ ~ ~

B e r s a m b u n g


~ ~ ~ ~ ~
*Nn.
posted by Chaerani @ 10:00 PM  

0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
 
about me

Greeny Chaerani
Name::Chaerani
From::jakarta, Indonesia
View my complete profile
loving n caring

Udah Lewat
Archives
Best Quotes
Shoutbox

Name :
Web URL :
Message :

.

Greeny Voices


Buttons 'n Banners

Get My Button
Greeny Chaerani
Code is Here

Subscribe Me
My 360 blog Greeny Chaerani
Blog Directory & Search engine Blogwise - blog directory

Cool Portal
Mau bikin E-Gold?Alat Transaksi online yg Aman
Blingo
  

Links
F.r.i.e.n.d.S

Affiliates



Who links to me?

IKLAN


Peduli Jogja & Jateng

Jogja Update


$1 For Palestine

DUKUNG RUU APP

© 2004 nununchaerani.blogspot.com

 

 

About Kampanye Damai Indonesia 2009 Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Pemilu Damai 2009