Friday, October 07, 2005
~ ~ * SEBUAH ROMAN ALEGORIS * ~ ~
Telah seringkali saya membaca kisah ini dari beberapa Media Islam, namun tak pernah merasakan bosan untuk selalu membacanya, sama halnya dengan kisah2 lain yang terjadi semasa Rosululloh masih hidup, kisah yang selalu memukau, dimana digambarkan bagaimana
tingginya tauhid para sahabat beliau dalam mempertahankan kebenaran dan membela panji islam dan disisi lain menggambarkan kehalusan budi-pekerti dan kecintaan beliau terhadap ummatnya seperti tertuang dalam kisah wafatnya junjunan kita, kekasih kita, Nabi Besar Muhammad SAW.
Itulah sebabnya saya ingin mengarsipkannya kisah2 tsb. kedalam blog saya.
Bila ada sahabat yang ingin mengenang kembali kisahnya, silahkan anda membacanya.
Saya akan membaginya dalam 4 bagian.


PENGANTIN BIDADARI

Sebagai seorang pengantin, wanita lebih cantik dibanding seorang gadis .Sebagai seorang ibu, wanita lebih cantik dibanding seorang pengantin.Sebagai istri dan ibu, ia adalah kata-kata terindah di se-mua musim dan dia tumbuh menjadi lebih cantik bertahun-tahun kemudian...

Syahdan, di Madinah, tinggallah seorang pemuda bernama Zulebid.Dikenal sebagai pemuda yang baik di kalangan para sahabat.Juga dalam hal ibadahnya termasuk orang yang rajin dan taat. Dari sudut ekonomi dan finansial, ia pun tergolong berkecukupan. Sebagai seorang yang telah dianggap mampu, ia hendak melaksanakan sunnah Rasul yaitu menikah. Beberapa kali ia meminang gadis di kota itu, namun selalu ditolak oleh pihak orang tua ataupun sang gadis dengan berbagai alasan.

Akhirnya pada suatu pagi, ia menumpahkan kegalauan tersebut kepada sahabat yang dekat dengan Rasulullah."Coba engkau temui langsung Baginda Nabi,semoga engkau men-dapatkan jalan keluar yang terbaik bagimu", nasihat mereka.

Zulebid kemudian mengutarakan isi hatinya kepada Baginda Nabi. Sambil tersenyum beliau berkata:"Maukah engkau saya nikahkan dengan putri si Fulan?""Seandainya itu adalah saran darimu, saya terima. Ya Rasullullah, putri si Fulan itu terkenal akan kecantikan dan ke-sholihannya, dan hingga kini ayahnya selalu menolak lamaran dari siapapun."
"Katakanlah aku yang mengutusmu", sahut Baginda Nabi."Baiklah ya Rasul", dan Zulebid segera bergegas bersiap dan pergi ke rumah si Fulan.


Sesampai di rumah Fulan, Zulebid disambut sendiri oleh Fulan"Ada keperluan apakah hingga saudara datang ke rumah saya?" Tanya Fulan."Rasulullah saw yang mengutus saya ke sini, saya hendak meminang putrimu si A." Jawab Zulebid sedikit gugup.
"Wahai anak muda, tunggulah sebentar, akan saya tanyakan dulu kepada putriku."


Fulan menemui putrinya dan bertanya,"bagaimana pendapatmu wahai putriku?"Jawab putrinya, "Ayah, jika memang ia datang karena diutus oleh Rasulullah saw, maka terimalah lamarannya, dan aku akan ikhlas menjadi istrinya."


B e r s a m b u n g

*Nn.
posted by Chaerani @ 11:20 AM  

0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
 
about me

Greeny Chaerani
Name::Chaerani
From::jakarta, Indonesia
View my complete profile
loving n caring

Udah Lewat
Archives
Best Quotes
Shoutbox

Name :
Web URL :
Message :

.

Greeny Voices


Buttons 'n Banners

Get My Button
Greeny Chaerani
Code is Here

Subscribe Me
My 360 blog Greeny Chaerani
Blog Directory & Search engine Blogwise - blog directory

Cool Portal
Mau bikin E-Gold?Alat Transaksi online yg Aman
Blingo
  

Links
F.r.i.e.n.d.S

Affiliates



Who links to me?

IKLAN


Peduli Jogja & Jateng

Jogja Update


$1 For Palestine

DUKUNG RUU APP

© 2004 nununchaerani.blogspot.com

 

 

About Kampanye Damai Indonesia 2009 Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Pemilu Damai 2009