Tuesday, July 04, 2006
~SEPUCUK SURAT KASIH DARI ALLAH SWT~

Saat kau bangun pagi hari,
AKU memandangmu dan berharap Add Image
engkau akan berbicara kepada KU,
walaupun hanya sepatah kata
meminta pendapatKU atau bersyukur kepada KU
atas sesuatu hal yang indah yang terjadi
dalam hidupmu hari ini atau kemarin .....

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk
Mempersiapkan diri untuk pergi bekerja ........
AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap,
AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu
untuk berhenti dan menyapaKU,
tetapi engkau terlalu sibuk ........

Di satu tempat, engkau duduk di sebuah kursi
selama limabelas menit tanpa melakukan apapun.
Kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu.
AKU berfikir engkau akan berbicara kepadaKU
tetapi engkau berlari ke telephone dan menghubungi
seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru.

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja
dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari.
Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir
engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepada KU.

Sebelum makan siang
AKU melihatmu memandang sekeliling,
mungkin engkau merasa malu
untuk berbicara kepadaKU, itulah sebabnya
mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu.

Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu
dan melihat beberapa temanmu berbicara
dan menyebut namaKU dengan lembut
sebelum menyantap rizki yang AKU berikan,
tetapi engkau tidak melakukannya ........

Masih ada waktu yang tersisa
dan AKU berharap engkau akan berbicara kepadaKU,
meskipun saat engkau pulang ke rumah
kelihatannya seakan-akan banyak hal
yang harus kau kerjakan.

Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV,
engkau menghabiskan banyak waktu
setiap hari di depannya, tanpa memikirkan apapun
dan hanya menikmati acara yg ditampilkan.

Kembali AKU menanti dengan sabar
saat engkau menonton TV

dan menikmati makananmu
tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU

Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah.
Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu,
kau melompat ke tempat tidur dan tertidur
tanpa sepatahpun namaKU kau sebut.
Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu.

AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari.
AKU bahkan ingin mengajarkan
bagaimana bersabar terhadap orang lain.
AKU sangat menyayangimu,
setiap hari AKU menantikan sepatah kata,
do'a, pikiran atau syukur dari hatimu.



keesokan harinya ......
engkau bangun kembali
dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih
bahwa hari ini kau akan memberiku sedikit waktu
untuk menyapaKU........

Tapi yang KU tunggu ........
tak kunjung tiba......
tak juga kau menyapaKU.

Subuh ...... Dzuhur ...... Ashyar ......Magrib ...... Isya
dan Subuh kembali, kau masih mengacuhkan AKU .....
tak ada sepatah kata, tak ada seucap do'a,
dan tak ada rasa, tak ada harapan dan keinginan
untuk bersujud kepadaKU ...........


Apa salahKU padamu ......
wahai hambaKU ..........??
Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan,
harta yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan,
anak-anak yang KUrahmatkan,
apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKU ........

Percayalah AKU selalu mengasihimu,
dan AKU tetap berharap suatu saat
engkau akan menyapa KU, memohon perlindungan KU,
bersujud menghadap KU .......
Yang selalu menyertaimu setiap saat .........



~~~~~~~~~~~
*Nn.











posted by Chaerani @ 10:16 AM  

14 Comments:
  • At 8:47 AM, Blogger linda said…

    sori OOT
    salam kenal juga Nunung, makasih ya dah mampir. blognya keren banget. i love it ;) ijonya keren bo ;)

     
  • At 10:14 AM, Blogger mamat ! said…

    SAW or SWT ?

     
  • At 8:24 PM, Blogger Chaerani said…

    Linda, hijau memang asyik, iya khan? ... kata kita berdua pastinya, hehehe...

     
  • At 8:24 PM, Blogger Chaerani said…

    waduh Mat, tengkyu banget dikoreksi..

     
  • At 2:32 AM, Anonymous Fz said…

    Semoga aku selalu dapat bersamaMU setiap saat ya Allah.......
    Ur blog is the best comment to the owner of this blog.........God Bless You

     
  • At 11:18 PM, Anonymous hanan said…

    subhanallah mbak rani, jadi teringatkan dengan tutur yang cukup penuh hikmah ini. jazakillah ya sudah diingatkan, semoga kita selalu ingat kepada Nya. amin

     
  • At 7:31 AM, Anonymous thuns said…

    maaf nih mbak,
    bukan bermaksut nentang postingan ini mbak,
    tapi Allah tidak butuh disembah lho ;)
    inget ayat itu kan.

     
  • At 2:13 AM, Blogger Chaerani said…

    Betul sekali thuns, DIA tidak membutuhkan.
    Berdasarkan salah satu sifatnya yang MAHA PENGASIH dan PENYAYANG,
    kalimat demi kalimat disini hanya ingin menyentuh relung hati yang paling dalam dari kita2 (termasuk saya}, yang lalai dalam menjalani kewajibannya untuk segera melaksanakan ibadahnya dengan baik dan benar, agar kita selamat dunia akhirat.
    Btw, thx banget untuk commentnya THUNS.

     
  • At 2:15 AM, Blogger Chaerani said…

    Amiiin FZ ... nuhun rajin mampir kadieu.

     
  • At 2:22 AM, Blogger Chaerani said…

    Sis Hanan itu juga merupakan peringatan untuk diri saya pribadi, marilah kita saling mendoakan agar iman dan taqwa kita tetap terjaga, karena semua itu akan berpulang kepada kita juga.
    Terima kasih untuk commentnya.

     
  • At 8:43 PM, Anonymous al kifah said…

    Ustadzah... Subhanallah... Tulisan ini mengetuk hati saya... Mata ini pun kian larut menyelami lautan hikmah berjuta makna yang terkandung di dalamnya.. Tanpa sadar air mata berlinang..

    Saya jadi berkaca diri.. Ternyata betapa lalainya diri ini. Yang masih merasa enggan tuk mengenal Rabnya dengan sepenuh keta'atan dan keikhlasan. Padahal Allah swt telah memberikan petunjuk bagaimana seharusnya kita menyikapi arena ujian kehidupan ini...

    Terimakasih Ustadzah; tausiyah ini kan kuingat selalu, insya Allah. Mohon do'a dari Ustadzah, semoga iman dan keistiqomahan saya senantiasa lestari, amin. Ku duoakan pula hal yang sama Ustadzah... Moga Alloh ridho..

    Syukran jazakillah khoiran jaza.. Semoga menjadi 'amal sholeh bagi Ustadzah.. tuk selalu menggugah jiwa melalui pena.. Amiinn ;)

     
  • At 9:34 PM, Blogger Chaerani said…

    Akhi,
    Pertama saya ucapkan terima kasih untuk commentnya.

    Kedua, mohon maaf se-besar2nya, saya merasa keberatan, dijuluki sebagai ustadzah, sebutan itu terlalu mulia untuk saya sebagai insan biasa yang sangat minim pengetahuan agamanya, dan sebetulnya tulisan ini bukanlah saya pribadi yang menggoreskannya.

    Saya mendapatkannya dari tangan ke tangan dan saya sangat terpukau oleh isi dari artikel ini, sehingga saya ingin menuliskannya didalam blog ini agar bisa berbagi rasa dengan yang lainnya dan sayapun sama dengan akhi, mata ini tak mampu membendung airmata setiap merasakan kebesaran KASIH SAYANGNYA terhadap semua mahlukNYA.

    Ini pula yang memotivasi saya mencoba belajar untuk menjauhi laranganNYA dan mengerjakan perintahNYA demi untuk membalas kebesaran kasih sayangNYA yang subhannallah hasilnya DIA kembalikan lagi kepada kita.

    Segala perintah dan laranganNYA,
    bukanlah untuk diriNYA, tetapi demi
    kasih sayangNYA kepada mahlukNYA, supaya bisa kembali kepadaNYA dalam keadaan selamat dunia akhirat.

    Fabiayyi allai robbikuma tukazziban

    Semoga kita bisa menjalaninya.
    Amin.

     
  • At 7:36 AM, Anonymous Anonymous said…

    alhamdulillah.......
    Belajarlah.....selalu mengingatnya....
    Berbicara kepadanya.....
    mensyukuri semua nikmatnya.....
    ......

     
  • At 5:07 PM, Blogger youdie said…

    Subhanallah....
    minta ijin untuk mengcopynya!

     
Post a Comment
<< Home
 
 
about me

Greeny Chaerani
Name::Chaerani
From::jakarta, Indonesia
View my complete profile
loving n caring

Udah Lewat
Archives
Best Quotes
Shoutbox

Name :
Web URL :
Message :

.

Greeny Voices


Buttons 'n Banners

Get My Button
Greeny Chaerani
Code is Here

Subscribe Me
My 360 blog Greeny Chaerani
Blog Directory & Search engine Blogwise - blog directory

Cool Portal
Mau bikin E-Gold?Alat Transaksi online yg Aman
Blingo
  

Links
F.r.i.e.n.d.S

Affiliates



Who links to me?

IKLAN


Peduli Jogja & Jateng

Jogja Update


$1 For Palestine

DUKUNG RUU APP

© 2004 nununchaerani.blogspot.com

 

 

About Kampanye Damai Indonesia 2009 Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Pemilu Damai 2009