Tuesday, August 15, 2006
~ HATI YANG TULUS & IKHLAS ( 2 ) ~
Nenek tua itu membuka simpul selendang kain lusuhnya , ternyata isinya itu beberapa genggam beras bercampur bebatuan lalu dimasukkannya kedalam kantong plastik bekas, dan diberikannya kepada gadis kecil disaksikan kakek tua ,suami nenek tsb. dengan wajah yang sama ikhlasnya. Itulah beras yang sangat didambakan anak perempuan tadi dan isinyapun tak lebih dari setengah kilo.

Setelah anak itu pergi dengan membawa pemberiannya, si nenek kembali ketempat asalnya tadi, dan ....Subhanallah, ternyata nenek tadi kerjaannya adalah memungut ceceran beras yang jatuh dari karung yang sedang diangkut dari truk ke dalam toko.
Dia simpan butir demi butir beras itu kedalam selendang lusuhnya yang disampirkan pada pundaknya, sudah tentu beras yang masih kotor, bercampur debu dan kerikil2 yang ada di jalan. Itulah caranya dia mempertahankan hidup bersama suaminya.


Apakah rasa iba hanya dipunyai oleh orang2 yang hidupnya menderita?
Atau mereka akan lebih peka daripada yang hidupnya lebih beruntung?
Yang pasti, siapapun mereka, yang iman dan taqwanya terjaga, insya allah akan membagi rezekinya kepada kaum duafa yang memerlukannya, amiin.


Tayangan Tv masih berlanjut, dan inilah puncak dari acara tersebut.
Seorang gadis wakil dari stasiun tv yang punya acara, mendatangi nenek renta itu, dan sedikit berdialog, menanyakan tentang pemberian beras bantuannya kepada gadis kecil tadi, dimana tanya jawab itu diakhiri dengan pemberian uang simpati kepada nenek atas ketulusannya memberikan bantuan kepada orang yang sedang kesusahan. Sudah tentu jumlah uang yang sangat besar bagi nenek renta itu.


Sampai dengan gadis penyampai uang tadi pergi meninggalkannya, wajah nenek itu masih keliatan bengong dan meliat uang yang berada ditangannya seolah tak percaya, untuk selanjutnya dia menangis terisak isak sambil berdo'a bersyukur pada illahi, dan dia lari tergopoh gopoh ke gubuknya memeluk suami yang selama ini sudah tidak bisa lagi menjalankan kewajibannya dalam mencari nafkah untuk hidupnya.

Mereka berdua saling bertangisan menikmati rezeki yang dilimpahkan dari DIA Sang Pengasih Dan Penyayang.

Diakhir cerita tangisan saya adalah tangisan nikmat, ikut merasakan kasih sayangNYA, kasih sayang yang hakiki, yang selalu dan selamanya DIA berikan pada seluruh mahluk ciptaanNYA.
Semoga bagi kita, rasa saling berbagi dan saling menolong antar mahluk yang sedang kesulitan tidak harus menunggu sampai kita harus merasakan terlebih dahulu arti kesengsaraan, marilah kita berlomba-lomba menuai kebajikan dijalan yang Allah ridhoi.



~~~~~~~~
*Nn.
posted by Chaerani @ 8:50 PM  

0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
 
about me

Greeny Chaerani
Name::Chaerani
From::jakarta, Indonesia
View my complete profile
loving n caring

Udah Lewat
Archives
Best Quotes
Shoutbox

Name :
Web URL :
Message :

.

Greeny Voices


Buttons 'n Banners

Get My Button
Greeny Chaerani
Code is Here

Subscribe Me
My 360 blog Greeny Chaerani
Blog Directory & Search engine Blogwise - blog directory

Cool Portal
Mau bikin E-Gold?Alat Transaksi online yg Aman
Blingo
  

Links
F.r.i.e.n.d.S

Affiliates



Who links to me?

IKLAN


Peduli Jogja & Jateng

Jogja Update


$1 For Palestine

DUKUNG RUU APP

© 2004 nununchaerani.blogspot.com

 

 

About Kampanye Damai Indonesia 2009 Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Pemilu Damai 2009