Wednesday, September 13, 2006
~~~ A N U G R A H ( BAGIAN 1 )~~~
Allah SWT berfirman : "Jika kau jadikan air laut beserta seluruh air di muka bumi sebagai tintanya, niscaya tidak akan cukup untuk menuliskan anugrah yang Aku berikan padamu".

Mengacu pada firman Allah tsb diatas, banyak manusia yang kurang menyadari betapa Allah SWT senantiasa melimpahi manusia dengan berbagai nikmat dan anugrah-Nya. Manusia, sering mengabaikan anugrah, bahkan terkadang keliru menyalah artikan anugrah sebagai musibah.

Dalam kehidupan sehari-hari, berbagai keadaan dan rasa yang sangat sering dialami manusia antara lain rasa lapar dan dahaga, sakit dan rasa sakit, ketakutan dan rasa takut, kesempitan dan penderitaan, rasa malu serta "kegagalan", sering dianggap sebagai azab atau cobaan Allah, bahkan menyikapinya sebagai hal negatif yang membuat kita sulit untuk bersyukur dalam menjalaninya.

Mengenai hal itu, tidak kurang Rasullah bersabda : "Ada 2 (dua) anugrah mahabesar Allah yang sering diabaikan manusia, yaitu anugrah kesehatan dan waktu luang".

Mengacu pada Firman Allah dan Hadits Rasul tsb, marilah kita meneliti beberapa anugrah Allah yang begitu menyatu dalam kehidupan kita, namun sering kita sikapi seolah bukan anugrah sehingga alih-alih bersyukur, bahkan dalam upaya menghindarinya sering terjebak lakukan hal-hal yang tidak benar, antara lain :

1. LAPAR dan DAHAGA.

Rasa lapar, adalah mekanisme yang dianugrahkan Allah supaya manusia bisa merasakan NIKMAT, yakni menikmati rasa makanan dan nikmat saat melaksanakan kewajiban makan yang ditetapkan Allah. Makan, adalah salah satu kewajiban yang wajib dipenuhi oleh setiap umat-Nya demi kesinambungan hidupnya dan kehidupan mahluk-mahluk yang diamanahkan padanya.


Raga manusia termasuk seluruh organ tubuh (jantung, paru-paru, ginjal, tulang, rambut, kuku dsb) adalah mahluk-mahluk Allah yang pemeliharaan kehidupannya dipercayakan kepada jiwa masing-masing manusia. Tak seorang manusiapun yang memiliki kekuasaan terhadap kehidupan organ-organ tubuhnya sendiri. Tak seorang manusiapun yang bisa memerintahkan jantungnya sendiri untuk patuh dan terus berdenyut dan berfungsi memenuhi keinginan hatinya.

Demikian pula terhadap "kehidupan" tulang, ginjal, usus, kulit, bahkan pada rambut, kuku dll. Setiap organ tubuh manusia pada hakekatnya adalah mahluk Allah yang "hidup" dan berfungsi mematuhi fitrah dan perintah-Nya.
Selaku mahluk hidup, masing-masing organ tubuh membutuhkan "makanan". Itu sebabnya manusia diwajibkan untuk makan, menjaga kelangsungan hidupnya dan diharamkan untuk melakukan tindakan bunuh diri, karena berarti dia membunuh mahluk-mahluk (organ tubuh) milik Allah yang terdapat dalam dirinya.

Kembali menyangkut rasa lapar, tanpa memiliki rasa lapar, kewajiban makan yang dikenakan terhadap manusia akan menjadi pekerjaan yang sangat berat seperti halnya melaksanakan kewajiban shalat, puasa zakat, beramal shaleh dlsb. Namun dengan adanya dorongan rasa lapar, manusia dengan senang hati memenuhi kewajiban makan, bahkan dapat merasakan nikmat dari pelaksanaan kewajiban tersebut. melihat kenyataan tersebut, jelas bahwa LAPAR adalah sebuah anugrah dan kepedulian Allah SWT terhadap manusia !


~~~~~ B E R S A M B U N G

*KAB/Nn.
posted by Chaerani @ 10:44 PM  

0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
 
about me

Greeny Chaerani
Name::Chaerani
From::jakarta, Indonesia
View my complete profile
loving n caring

Udah Lewat
Archives
Best Quotes
Shoutbox

Name :
Web URL :
Message :

.

Greeny Voices


Buttons 'n Banners

Get My Button
Greeny Chaerani
Code is Here

Subscribe Me
My 360 blog Greeny Chaerani
Blog Directory & Search engine Blogwise - blog directory

Cool Portal
Mau bikin E-Gold?Alat Transaksi online yg Aman
Blingo
  

Links
F.r.i.e.n.d.S

Affiliates



Who links to me?

IKLAN


Peduli Jogja & Jateng

Jogja Update


$1 For Palestine

DUKUNG RUU APP

© 2004 nununchaerani.blogspot.com

 

 

About Kampanye Damai Indonesia 2009 Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Pemilu Damai 2009