Friday, September 15, 2006
~~~ A N U G R A H ( BAGIAN 2 ) ~~~
2. KESEHATAN, SAKIT dan RASA SAKIT

Secara logika manusia mudah menerima bahwa kesehatan adalah anugrah meskipun terkadang masih sering lupa mensyukurinya. Rasa sakit yang sering dianggap sebagai ujian dan derita, pada hakekatnya adalah anugrah Allah SWT sebagai mekanisme perlindungan sekaligus mengingatkan pada nikmat kesehatan dan pendorong untuk bersyukur atas anugrah kesehatan. Tanpa rasa sakit, kewajiban manusia untuk melindungi jasmani dan organ-organ tubuhnya yang berperan sebagai sarana hidup di dunia, akan terasa lebih berat. Tanpa rasa sakit, manusia pasti mudah lengah saat eksistensi, fungsi dan kehidupan anggota badannya tergangu dan mudah lalai dalam menjaganya.


Sebagai contoh, demi memberi tahu adanya lubang kecil yang berpotensi merusak gigi yang tak terlihat oleh dirinya, Allah beritahu lewat rasa sakit atau ngilu saat meminum minuman dingin, manis dsb. Melalui rasa sakit tersebut, manusia dengan mudah dan sukarela menjalankan kewajibannya memelihara dan melindungi gigi(nya) yang hakekatnya tiada lain adalah mahluk-Nya.

Manakala disfungsi organ tubuh manusia terjadi sesuai qadar yang ditetapkan-Nya, maka kondisi "sakit" yang menimpa pada diri ybs, juga anugrah Allah sebagai peringatan (early warning) bahwa tak lama lagi Allah berkehendak menghentikan mekanisme fungsi jasmaninya dan jiwa yang bersangkutan akan segera kembali pada-Nya. Early warning tsb diberikan agar yang bersangkutan lebih siap menghadapi hisab terkait amanah kehidupan yang selama ini dijalaninya.

3. KETAKUTAN dan RASA TAKUT

Manusia umumnya merasa tidak nyaman dengan ketakutan dan rasa takut. Rasa takut cenderung dipandang sebagai "kelemahan, kekurangan dan hambatan" bagi kehidupan manusia. Namun jika ditelaah lebih dalam, rasa takut justru merupakan "kekuatan dan kelebihan" manusia. Iblis adalah mahluk tanpa rasa takut yang diciptakan Allah. Mereka tidak merasa takut untuk membangkang perintah-Nya dan merekapun tidak takut menghadapi azab Allah. Rasa takut dalam jiwa manusia pada hakekatnya adalah dorongan agar manusia lebih mudah mendekatkan diri dan memohon perlindungan dari Yang Maha Kuasa, Maha Pengasih dan Maha Melindungi.

Rasa ketakutan seseorang terhadap sesama manusia dan mahluk apapun, adalah anugrah Allah untuk mengingatkan bahwa manusia dan mahluk-mahluk lainnya tak layak dijadikan sandaran hidup, apalagi dijadikan tempat bergantung. Manusia tidak perlu takut terhadap Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, tapi takutlah terhadap azab-Nya yang mahapedih.


~~~~ b e r s a m b u n g

*KAB/Nn.
posted by Chaerani @ 10:00 PM  

1 Comments:
  • At 11:32 PM, Blogger Sisca said…

    Allah maha besar..bahkan dalam rasa sakit dijanjikan sebagai saat penggugur dosa kita.

     
Post a Comment
<< Home
 
 
about me

Greeny Chaerani
Name::Chaerani
From::jakarta, Indonesia
View my complete profile
loving n caring

Udah Lewat
Archives
Best Quotes
Shoutbox

Name :
Web URL :
Message :

.

Greeny Voices


Buttons 'n Banners

Get My Button
Greeny Chaerani
Code is Here

Subscribe Me
My 360 blog Greeny Chaerani
Blog Directory & Search engine Blogwise - blog directory

Cool Portal
Mau bikin E-Gold?Alat Transaksi online yg Aman
Blingo
  

Links
F.r.i.e.n.d.S

Affiliates



Who links to me?

IKLAN


Peduli Jogja & Jateng

Jogja Update


$1 For Palestine

DUKUNG RUU APP

© 2004 nununchaerani.blogspot.com

 

 

About Kampanye Damai Indonesia 2009 Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Pemilu Damai 2009