Thursday, June 14, 2007
~~~ P E R B E D A A N (BAGIAN 2) ~~~
"PERBEDAAN", baik dalam wujud lahiriah, kondisi dan karakter manusia yang diikuti pula oleh perbedaan peran, tugas, fungsi, tangung jawab dan hak masing-masing, bagi umat Islam adalah sunatullah.

Adanya perbedaan tersebut akan dirasakan hikmahnya manakala manusia menghormati, hidup dan menyikapi perbedaan-perbedaan tersebut secara proporsional.
Allah begitu rinci mengatur peran, tanggung jawab, HAK dan Kewajiban masing-masing individu menurut kapasitas masing-masing.
Allah menetapkan hak dan kewajiban manusia selaku orang tua, anak, suami, isteri, penguasa, pebisnis, fakir-miskin, anak yatim secara berbeda.

Bukankah kewajiban berzakat manusia yang mampu (yaitu memberi zakat) berbeda dengan kewajiban zakat kaum dhuafa (yaitu menerima zakat) meskipun keduanya
manusia dan muslim?
Begitu pula dalam shalat, peran, tugas dan tanggung jawab seorang imam, jelas tidak sama dengan hak dan tanggung jawab makmumnya.


Sesungguhnya, di alam kehidupan modern sehari-haripun, mustahil kita menghilangkan perbedaan peran, tugas, tanggung jawab setiap individu, termasuk perbedaan hak. Siapapun tak mungkin menyamaratakan hak seorang pimpinan dengan hak staf/buruhnya.


Perbedaan itu, justru diperlukan untuk menciptakan harmoni dan keadilan dalam kehidupan.
Tak perlu jauh-jauh, jika kita perhatikan TUBUH KITA SENDIRI,kesempurnaan lahiriah manusia justru tercipta berkat terjalinnya sinergi dan keterpaduan berbagai organ tubuh yang bentuk, peran, fungsi, tanggung jawab dan hak masing-masing berbeda.

Otak manusia yang karena wujud lahiriah, peran dan fungsinya, selain memiliki hak memperoleh nutrisi dan oksigen yang dibawa darah, juga mendapat hak perlindungan berupa tempurung kepala yang keras. Perlakuan "alam" (bagi Muslimin: "Allah") terhadap sang "otak" jelas berbeda dengan perlakuan yang diberikan terhadap organ tubuh lainnya.

Dengan mengacu pada persamaan status bahwa Mata, Tangan, Kaki dsb masing-masing adalah sama-sama "organ tubuh", pantaskah "perlakuan istimewa" atau perbedaan perlakuan terhadap otak tersebut dikatakan sebagai sebuah "KETIDAK ADILAN" ?

B e r s a m b u n g
~~~~~~~~~~~ *
KAB/Nn.
posted by Chaerani @ 4:45 PM  

1 Comments:
  • At 2:19 PM, Blogger naDhiN said…

    yup....:)

    perbedaan selain memperkaya...

    juga sering membentuk kesenjangan...

    yg penting...kita sadar diri aja...

    sebagai mahluk sosial...

    kita harus saling menghargai...

    cos kita saling membutuhkan...:)

    lam knal yach...:)

     
Post a Comment
<< Home
 
 
about me

Greeny Chaerani
Name::Chaerani
From::jakarta, Indonesia
View my complete profile
loving n caring

Udah Lewat
Archives
Best Quotes
Shoutbox

Name :
Web URL :
Message :

.

Greeny Voices


Buttons 'n Banners

Get My Button
Greeny Chaerani
Code is Here

Subscribe Me
My 360 blog Greeny Chaerani
Blog Directory & Search engine Blogwise - blog directory

Cool Portal
Mau bikin E-Gold?Alat Transaksi online yg Aman
Blingo
  

Links
F.r.i.e.n.d.S

Affiliates



Who links to me?

IKLAN


Peduli Jogja & Jateng

Jogja Update


$1 For Palestine

DUKUNG RUU APP

© 2004 nununchaerani.blogspot.com

 

 

About Kampanye Damai Indonesia 2009 Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 Pemilu Damai 2009